Ambon, BM – Setelah diberikan mandat dari Pengurus Pusat Barisan Veteran Tenis Indonesia (BAVETI) pada 9 Juni 2026 kemarin, dalam waktu dekat kengurususan ditingkat Provinsi Maluku akan segera dibentuk.
Hal itu dikatakan Ketua Penerima Mandat BAVETI Provinsi Maluku, Haikal Baadilah, saat memimpin pertemuan yang dihadiri para pecinta tenis veteran di Maluku, Rabu (17/06/2026).
Ia mengatakan, BAVETI adalah salah satu Induk Organisasi Olahraga (INORG) yang bernaung di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), sehingga memiliki karakter yang berbeda dengan organisasi tenis prestasi seperti Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI).
“BAVETI lebih menitikberatkan pada olahraga kesehatan, kebugaran, dan semangat kebersamaan, di mana para anggotanya tidak hanya berorganisasi tetapi juga aktif mengikuti berbagai kejuaraan yang diperuntukkan bagi kelompok usia veteran,” ungkap Haikal.
Selain mendapat mandat dari Pengurus Pusat BAVETI, Haikal berkata, pembentukan kepengurusan ditingkat Provinsi Maluku juga mendapat dukungan dari KORMI Provinsi Maluku.
“Setelah komposisi kepengurusan terbentuk, nantinya akan segera diajukan ke Pengurus Pusat untuk mendapatkan pengesahan dalam Surat Keputusan dari PP BAVETI di Jakarta,” ungkapnya.
Menurut Haikal, langkah percepatan pembentukan organisasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) tahun 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Kota Palu, Sulawesi Tengah.
“Sebelum FORNAS digelar, para pegiat yang akan mengikuti event tersebut akan dipersiapkan BAVETI Provinsi Maluku,” ungkapnya.
“Kami ingin memastikan Maluku dapat berpartisipasi dalam FORNAS 2027. Karena itu, kepengurusan harus segera dibentuk agar proses penjaringan dan pembinaan para petenis veteran Maluku dapat dilakukan dengan baik,” ungkap salah satu penggagas pembentukan BAVETI Maluku.
Kedepan, kata Haikal, BAVETI Provinsi Maluku berencana menggelar kejuaraan tingkat daerah sebagai sarana menjaring pemain-pemain tenis veteran terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku.
“Atlet yang lolos seleksi nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti FORNAS 2027,” ucapnya.
Untuk diketahui, dalam pertemuan tersebut juga dibahas rancangan struktur kepengurusan yang diharapkan dapat mengakomodasi berbagai unsur, termasuk komunitas tenis, instansi pemerintah, BUMN, kepolisian, dan kalangan perempuan pecinta tenis.
Para peserta pertemuan berharap keberadaan BAVETI Maluku dapat menjadi wadah bagi para pecinta tenis usia veteran untuk tetap aktif berolahraga, menjaga kebugaran, mempererat persaudaraan, serta mengharumkan nama Provinsi Maluku melalui ajang olahraga rekreasi tingkat nasional. (BM01)












