Ambon, BM – Komitmen mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Maluku terus ditunjukkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku. Tidak sekadar mengejar progres pekerjaan, BPJN Maluku juga memperkuat pengawasan dan evaluasi agar setiap kendala di lapangan dapat segera ditangani secara terukur.
Langkah tersebut terlihat dalam pelaksanaan Rapat Show Cause Meeting (SCM) Tahap III tingkat Balai yang digelar BPJN Maluku, Rabu (30/9/2026), di Ruang Rapat Kepala BPJN Maluku.
Rapat tersebut secara khusus membahas evaluasi progres Paket Pembangunan Jalan Popjetur–Batu Goyang, sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan pekerjaan fisik di lapangan.
Rapat dipimpin langsung Plt. Kepala BPJN Maluku Muh. Ulwan Talaohu dan dihadiri jajaran teknis BPJN Maluku, mulai dari Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Mezak Ruhulessin, Kasatker PJN Wilayah III Provinsi Maluku David M. Samosir, Kasatker P2JN Provinsi Maluku Julia O. Joris, PPK 3.1 Provinsi Maluku Achmad Syaugi Karim, PPK Pengawasan Cherry Tatipikalawan, tim teknis, pimpinan penyedia jasa PT Graha Prasarana Sentosa, serta Tim Konsultan Supervisi.
SCM tersebut menjadi ruang evaluasi bersama untuk memastikan pekerjaan pembangunan jalan tetap berada dalam pengendalian dan setiap persoalan yang muncul dapat segera mendapatkan solusi.
Dalam kesempatan itu, Muh. Ulwan Talaohu menegaskan komitmen BPJN Maluku dalam menjaga kualitas sekaligus mendorong percepatan target pembangunan infrastruktur di wilayah Maluku.
Menurutnya, evaluasi pekerjaan harus menjadi perhatian serius seluruh pihak yang terlibat. Karena itu, penyedia jasa diminta segera menyusun langkah penanganan yang realistis agar berbagai kendala di lapangan tidak berlarut-larut.
“Evaluasi dan penanganan pekerjaan ini harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak. Penyedia jasa diinstruksikan untuk segera menyusun action plan penanganan yang realistis, sehingga kendala di lapangan dapat dituntaskan secara terukur dan tepat waktu,” tegas Ulwan.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa BPJN Maluku tidak hanya menunggu laporan perkembangan pekerjaan, tetapi secara aktif melakukan evaluasi dan mendorong adanya langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan di lapangan.
Melalui SCM Tahap III ini, penyedia jasa diharapkan dapat merealisasikan komitmennya secara optimal, khususnya dalam mempercepat pengerjaan fisik pembangunan Jalan Popjetur–Batu Goyang.
Percepatan pembangunan jalan tersebut menjadi penting karena infrastruktur jalan memiliki peran besar dalam membuka konektivitas dan mendukung mobilitas masyarakat.
Dengan pengawasan, evaluasi serta penanganan kendala yang dilakukan secara terukur, BPJN Maluku terus berupaya memastikan pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya mengejar target pekerjaan, tetapi juga memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat. (BM01)






