Tiakur, BM – Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, memimpin langsung Upacara Pembukaan Kegiatan Bakti TNI Angkatan Darat untuk Rakyat Tahun 2026, yang berlangsung di Lapangan Kalwedo, Kota Tiakur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara TNI Angkatan Darat, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah dengan tantangan geografis seperti Maluku.
Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, Wagub menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam XV/Pattimura, atas inisiatif dan komitmen dalam menyelenggarakan kegiatan Bakti TNI AD untuk Rakyat di Maluku.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata pengabdian TNI kepada negeri, sekaligus penegasan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. Sinergi ini menjadi kunci dalam mendukung percepatan pembangunan, menguatkan rasa kepedulian, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah,” ujar Vanath.
Menurutnya, berbagai sasaran strategis yang dilaksanakan melalui kegiatan Bakti TNI AD memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Sasaran tersebut antara lain peningkatan konektivitas antarwilayah, penyediaan akses air bersih, penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, penataan lingkungan yang bersih dan sehat, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
“Semua ini akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat Maluku dan semakin mengokohkan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menjaga ketahanan wilayah,” katanya.
Wagub menegaskan, sebagai provinsi kepulauan dengan wilayah yang tersebar serta kondisi geografis yang kompleks, pembangunan Maluku membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh komponen bangsa.
“Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan. Kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarakat merupakan modal utama untuk mempercepat pembangunan,” tegasnya.
Kolaborasi tersebut, lanjut Vanath, diharapkan mampu membuka akses pelayanan dasar dan menghadirkan manfaat pembangunan hingga ke wilayah-wilayah terdepan, terluar dan tertinggal di Provinsi Maluku.
Pemerintah Provinsi Maluku, kata Wagub, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Bakti TNI AD untuk Rakyat sebagai bagian dari ikhtiar bersama menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Sinergi seperti inilah yang menjadi kekuatan besar dalam memperkuat persatuan, memperkokoh ketahanan nasional, sekaligus mewujudkan Maluku yang semakin maju, adil dan sejahtera,” ujarnya.
Wagub juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pelaksanaan kegiatan, sekaligus menjaga dan memelihara berbagai hasil pembangunan yang telah diwujudkan.
Ia menekankan pentingnya menghidupkan kembali budaya gotong royong sebagai nilai luhur yang menjadi identitas dan kekuatan bangsa Indonesia.
“Semoga pengabdian yang dilakukan melalui kegiatan ini menjadi amal kebajikan bagi seluruh pihak yang terlibat dan membawa keberkahan bagi kemajuan Provinsi Maluku,” harapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irdam XV/Pattimura, Kasrem 151/Binaiya, Asisten Perencanaan (Asren), Perwira Pembantu Madya Sistem Logistik, Wakil Asisten Teritorial, Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Danyonif TP) 913/Wadwana Sakti, Wakil Bupati Maluku Barat Daya, Ketua DPRD MBD, Kapolres MBD, Dandim 1511/Pulau Moa, Kajari MBD, Sekda MBD yang diwakili Asisten Pemerintahan, Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, pimpinan perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, Camat Moa, para lurah, serta kepala desa se-Pulau Moa. (BM01)









