Ambon, BM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU, mewakili Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, membuka secara resmi Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III dan II Tahun 2026, di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku, Ambon, Selasa (6/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Sadali Ie membacakan sambutan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang menekankan pentingnya Pelatihan Dasar sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kompetensi aparatur sipil negara.
Gubernur dalam sambutannya menyampaikan bahwa Latsar memiliki peranan penting dalam membentuk integritas, profesionalisme, serta kemampuan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Menurut Gubernur, proses pembentukan ASN tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan dalam menjalankan tugas, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi moral seorang aparatur negara.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Gubernur menegaskan bahwa ASN harus mengimplementasikan nilai dasar berupa orientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.
Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, diperlukan untuk membentuk karakter ASN yang unggul sekaligus menjadi landasan agar aparatur mampu menjadi teladan bagi masyarakat maupun rekan kerja.
Selain itu, Gubernur mengingatkan bahwa ASN memiliki fungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa.
ASN juga berperan sebagai perencana, pelaksana dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik yang profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.
Karena itu, setiap PNS diharapkan memiliki kesadaran terhadap tanggung jawab dan perannya dalam menjalankan roda pemerintahan.
Gubernur juga menekankan kewajiban ASN untuk terus mengembangkan kompetensi melalui proses pembelajaran secara berkelanjutan agar tetap relevan dengan tuntutan organisasi.
Pengembangan kompetensi tersebut mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja, sehingga ASN mampu menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik secara efektif, inovatif serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Para ASN diharapkan menjadi abdi negara yang berdedikasi tinggi, pelayan masyarakat yang terpercaya dan berintegritas, serta mampu menjaga dan meningkatkan citra positif organisasi dimanapun ASN tersebut ditempatkan,” demikian pesan Gubernur Maluku dalam sambutan yang dibacakan Sekda.
Pada kesempatan tersebut, Sadali juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan kegiatan, serta para widyaiswara yang akan menjadi mitra belajar sekaligus inspirasi bagi para peserta dan seluruh stakeholder yang terlibat. (BM01)







