SBT, BM – Pembangunan Jalan Air Nanang–Kota Baru melalui skema Single Budget Support Nasional (SBSN) MYC Tahun Anggaran 2025–2027 terus menunjukkan perkembangan positif.
Di tengah berbagai tantangan dan problematika di lapangan, pelaksanaan pekerjaan mampu bergerak progresif dan kini telah mencapai 64,3 persen untuk tahun anggaran 2026.
Perkembangan tersebut menjadi perhatian serius jajaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku yang terus melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target, sekaligus menjaga kualitas pembangunan infrastruktur jalan.
Dalam monitoring paket pembangunan Jalan Air Nanang–Kota Baru, Plt. Kepala BPJN Maluku Muh. Ulwan Talaohu menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satuan Kerja (Satker), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan.
“Sampai hari ini progres yang telah dicapai luar biasa apabila dibandingkan dengan segala problematika lapangan yang ada,” ujar Muh. Ulwan, Selasa (11/08/2026) yang dikutip dari akun instagram BPJN Maluku @pu_jalan_maluku.
Menurutnya, pekerjaan saat ini telah mencapai STA 26+200, dari total penanganan yang ditargetkan hingga STA 31+700.
Sementara itu, jika dihitung berdasarkan keseluruhan kontrak Multi Years Contract (MYC), progres pekerjaan telah mencapai 30,2 persen. Khusus progres pada tahun anggaran 2026, capaiannya telah berada di angka 64,3 persen.
Bukan Sekadar Mengejar Progres
BPJN Maluku menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh mengesampingkan kualitas. Karena itu, progres yang telah dicapai harus terus dipertahankan dan ditingkatkan dengan tetap memastikan setiap tahapan pekerjaan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Muh. Ulwan juga mendorong seluruh jajaran di lapangan untuk terus bekerja secara maksimal, responsif terhadap persoalan, serta mampu mencari solusi atas berbagai kendala yang muncul selama proses pembangunan.
“Pesan saya, semangat terus teman-teman di lapangan. Pacu progres, kita kejar sampai tuntas,” tegasnya.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya BPJN Maluku untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang cepat, berkualitas, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Monitoring dan evaluasi pun tidak hanya ditempatkan sebagai kegiatan administratif, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan efektif dan mampu mencapai sasaran pembangunan.
Membuka Akses, Menggerakkan Ekonomi
Pembangunan Jalan Air Nanang–Kota Baru memiliki arti strategis bagi penguatan konektivitas di Pulau Seram. Kehadiran infrastruktur jalan yang semakin baik diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat akses antarkawasan, sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan progres yang terus bergerak, BPJN Maluku berkomitmen menjaga ritme pembangunan hingga pekerjaan dapat diselesaikan secara optimal.
Bagi BPJN Maluku, membangun jalan bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan fisik. Lebih dari itu, pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari upaya membuka akses, memperpendek jarak, memperlancar mobilitas, dan menghadirkan manfaat pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, langkah monitoring yang konsisten, respons cepat terhadap persoalan lapangan, serta dorongan untuk terus meningkatkan kinerja menjadi wujud komitmen BPJN Maluku dalam memastikan pembangunan infrastruktur di Maluku berjalan sigap, berkualitas, dan tepat sasaran. (BM01)








