Nita Bin Umar : Penataan Kembali Tata Cara Pengisian BBM Jadi Kunci Kelancaran Arus Lalu Lintas

Ambon, BM – Salah satu penyebab terjadinya kemacetan pada jam-jam tertentu di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Ambon, dikarenakan kurangnya edukasi terhadap tata cara pengisiannya.

Hal itu dikatakan Anggota DPRD Provinsi Maluku, Nita Bin Umar, Rabu (17/09/2025) di Ambon.

Nita yang juga menjabat Wakil ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku juga menekankan diperlukannya penataan kembali tata cara pengisian BBM. Sebab hal itu menjadi salah satu kunci kelancaran lalu lintas.

“Jika tidak ditata dengan baik, maka antrian kendaraan tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan keseharian masyarakat,” ungkap politisi asal Partai Amanat Nasional tersebut.

Untuk itu, DPRD Provinsi Maluku bersama masyarakat perlu untuk memberikan masukan terkait system pengisian BBM di Kota Ambon.

“Fokus utama berada di SPBU Pohon Puleh dan Galunggung. Dua titik SPBU ini rawan antrian panjang dan sering kali menimbulkan kemacetan panjang pada waktu-waktu tertentu,” ujarnya.

Untuk itu, wakil rakyat daerah pemilihan Kota Ambon ini berharap, Pemerintah Provinsi Maluku bersama Pertamina untuk segera berkoordinasi dalam rangka menerapkan mekanisme atau pengaturan yang kongkrit untuk terlepas dari kemacetan yang sering terjadi.

“Mungkin pengaturannya bisa seperti pembatasan jenis kendaraan, jam operasional, dan sistem antrian lebih tertib,” ujar Nita sambil menyarankan.

Penataan ini, kata Nita, diharapkan tidak hanya untuk mengurai kemacetan semata, melainkan juga dapat meningkatkan pelayanan bagi masyarakat pengguna BBM di Kota Ambon. (BM-03)

News Feed