Ambon, BM – Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Maluku, F. Alimudin Kolatlena menyatakan tekad dan komitmennya untuk membangun bola voli di Maluku melalui organisasi cabang olahraga yang dipimpinnya.
Hal itu dikatakannya saat pengukuhan dan pelantikan kepengurusan PBVSI Maluku masa bakti 2025-2029 yang berlangsung di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (16/10/2025) malam.
Menurutnya, pelantikan ini menandai langkah penting dalam pengembangan bola voli di provinsi Maluku, khususnya dalam menghadapi Pekan Olahraga Maluku (POPMAL) tahun 2026 dan event penting lainnya baik berskala daerah maupun nasional.
“Saya yakin dan optimis, dengan komposisi kepengurusan saat ini yang berjumlah 43 pengurus yang baru dilantik siap untuk bersama mengembangkan olahraga bola voli di Maluku,” ucap Alimudin yang juga Anggota DPR-RI dapil Maluku tersebut.
Namun, kata Alimudin, maju atau tidaknya olahraga di Maluku, tidak terlepas dari kolaborasi antara PBVSI Maluku, KONI Maluku dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.
“Karena dengan kolaborasi tersebut, dapat memajukan olahraga di Maluku, termasuk didalamnya ada cabang olahraha bola voli,” ungkapnya.
Ia berkata, cabang olahraga bola voli di Maluku miliki potensi besar, karena sangat dimintai seluruh masyarakat di daerah ini. Hal ini bisa dibuktikqn dengan adanya lapangan voli di setiap kampung atau desa.
“Bola voli sangat populer dan diminati masyarakat Maluku. Antusiasme masyarakat Maluku terhadap bola voli sangat luar biasa. Setiap kampung pasti ada lapangan bola voli. Apalagi Maluku mempunyai atlet bola voli yang namanya sudah terkenal yakni Loudry Maspaitella yang merupakan toser terbaik tim voli Indonesia, adalah bukti atlet Maluku untuk olahraga ini sudah terkenal,” pungkasnya.
Buat Program Jangka Pendek, Menengah dan Panjang
Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) PBVSI, Imam Sudjarwo saat memberikan sambutan menyampaikan harapannya kepada Pengprov PBVSI Maluku untuk segera membuat program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.
“Program tersebut dapat disusun dengan baik dan bisa dilakukan Pengprov PBVSI Maluku. dan itu bukan program angan-angan,” ungkap Imam Sudjarwo.
Ia mengaku bangga karena sebelum dilaksanakan pelantikan pengurus, Pengprov PBVSI Maluku telah menggelar turnamen bola voli antar pelajar SMA se-Maluku.
“Ini menunjukan antusiasme anak-anak di Maluku sangat besar terhadap bola voli,” ujarnya.
Dikatakannya, bola voli saat ini sudah menjadi olahraga nomor dua yang mempunyai penggemar sangat besar setelah cabang olahraha sepak bola.
“Olehnya itu, moment seperti ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk memajukan cabang bola voli,” pungkasnya.
KONI Optimis Bola Voli Maluku Akan Maju
Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku, M. A. S. Latuconsina mengaku optimis cabang olahraga bola voli akan maju ditangan Ketum Pengprov PBVSI Maluku, F. Alimudin Kolatlena.
“Beliau (F. Alimudin Kolatlena-red) mantan atlet bola voli, jadi tahu betul karakteristik cabang olahraga ini,” kata pria yang akrab disapa Sam saat memberikan sambutannya pada pelantikan tersebut.
Dalam sambutannya sebagai Ketum Pengprov PBVSI Maluku, lanjut Sam, beliau (F. Alimudin Kolatlena-red) juga sudah menganalisia kondisi olahraga bola voli di Maluku.
“Dengan demikian sudah bisa ditentukan langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk memajukan olahraga bola voli di Maluku,” ungkapnya.
Pada kesemparan tersebut, salah satu faktor pendukung pengembangan olahraga bola voli, yakni melakukan konsolidasi restrukturisasi kepengurusan cabang olahraga tersebut.
“Saya selalu menyampaikan empat komponen yang menjadi tolak ukur kebangkitan olahraga, yakni atletnya, pelatih, wasit, dan kepengurusan cabang olahraga. Keempat komponen ini tidak bisa dilepas pisahkan, jika ingin membangkitkan olahraga termasuk di Maluku,” kata Sam Latuconsina. (BM-01)











