Ambon, BM – DPRD Provinsi Maluku mendorong penguatan infrastruktur kelistrikan sebagai salah satu langkah penting untuk memperluas jaringan telekomunikasi dan akses internet di wilayah terpencil serta kawasan kepulauan.
Hal tersebut dibahas dalam rapat gabungan Komisi I dan Komisi II DPRD Maluku bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Maluku, PT PLN Maluku dan Maluku Utara melalui UP3 Maluku, serta PT Telkomsel di ruang rapat paripurna DPRD Maluku, Senin (21/9/2026).
Ketua DPRD Maluku, Benhur G. Watubun, mengatakan ketersediaan listrik merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang operasional menara telekomunikasi dan keberlangsungan jaringan internet, terutama di wilayah yang secara geografis sulit dijangkau.
Menurutnya, sejumlah wilayah seperti Kepulauan Kei, Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya (MBD), serta sejumlah kawasan di Maluku Selatan masih membutuhkan perhatian dalam hal ketersediaan infrastruktur dasar yang mendukung konektivitas digital.
Benhur juga menyambut baik upaya optimalisasi menara telekomunikasi yang dibangun melalui program BAKTI untuk memperluas jangkauan layanan internet hingga ke wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses komunikasi.
Namun, ia menilai pembangunan infrastruktur telekomunikasi harus dilakukan secara terintegrasi dengan kesiapan infrastruktur kelistrikan. Karena itu, koordinasi antara PLN, Telkomsel, Dinas Kominfo, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat perlu diperkuat.
“Kita harus memastikan infrastruktur yang dibangun benar-benar dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan beban baru bagi pemerintah daerah,” kata Benhur.
Ia meminta seluruh pihak melakukan kajian secara menyeluruh terkait kebutuhan listrik, keberlanjutan operasional menara, serta kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan layanan telekomunikasi dan internet.
Menurut Benhur, pemerataan konektivitas digital di Maluku bukan semata persoalan membangun menara atau memperluas jaringan, tetapi juga memastikan seluruh infrastruktur pendukung dapat berfungsi secara berkelanjutan.
Ia menegaskan, akses internet yang merata memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan sosial hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan kondisi geografis Maluku yang merupakan wilayah kepulauan, penguatan infrastruktur listrik dan telekomunikasi dinilai menjadi bagian penting dari upaya mengurangi kesenjangan akses informasi sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Maluku. (BM04)








