Ambon, BM – Komitmen Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku dalam menghadirkan infrastruktur jalan yang berkualitas kembali ditegaskan melalui Rapat Pembahasan Paket-Paket Usulan Instruksi Jalan Daerah (IJD) Tahun 2026.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Balai, Senin (27/7/2026), menjadi momentum penting dalam memastikan setiap program yang diusulkan tidak sekadar menjadi daftar pekerjaan, tetapi benar-benar menjadi solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat Maluku.
Rapat yang dipimpin langsung Plt. Kepala BPJN Maluku, Muh. Ulwan Talaohu dihadiri Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan (KPIJ) Yade Trianto, PPK Perencanaan Satker P2JN Provinsi Maluku Stanley R. Tumbelaka, beserta jajaran teknis yang terlibat dalam penyusunan usulan paket IJD Tahun 2026.
Dalam forum strategis tersebut, seluruh paket usulan dikaji secara mendalam dari berbagai aspek, mulai dari kelengkapan administrasi, kesiapan teknis, hasil survei lapangan, hingga tingkat kematangan perencanaan.
Langkah ini menjadi bukti bahwa BPJN Maluku tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan proyek, tetapi juga mengedepankan kualitas perencanaan sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan.
Plt. Kepala BPJN Maluku, Muh. Ulwan Talaohu, menegaskan, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak dimulai ketika alat berat bekerja di lapangan, melainkan sejak proses perencanaan dilakukan secara profesional, akurat, dan penuh tanggung jawab.
“Paket yang berkualitas lahir dari perencanaan yang matang. Karena itu, setiap tahapan, mulai dari kelengkapan dokumen hingga survei lapangan, harus dilaksanakan secara teliti agar menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat dan menghasilkan pembangunan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Ulwan melalui akun media sosial Instagram @pu_jalan_maluku yang dikutip media ini.
Lebih lanjut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Maluku itu mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan koordinasi lintas bidang, serta menjaga semangat kolaborasi dalam setiap proses penyusunan usulan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan jalan nasional merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan BPJN yang memiliki dedikasi tinggi terhadap kemajuan daerah.
Rapat ini juga mencerminkan budaya kerja BPJN Maluku yang mengedepankan profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas. Setiap usulan dipastikan memiliki kesiapan yang optimal sehingga ketika memasuki tahap pelaksanaan, pekerjaan dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.
Melalui langkah ini, BPJN Maluku kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan pembangunan konektivitas di Provinsi Maluku. Jalan yang dibangun bukan sekadar menghubungkan wilayah, tetapi juga membuka akses ekonomi, mempercepat distribusi barang dan jasa, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke daerah-daerah terpencil.
Dengan semangat “Sigap Membangun Negeri untuk Rakyat”, BPJN Maluku terus membuktikan bahwa setiap meter jalan yang direncanakan hari ini adalah investasi bagi masa depan Maluku.
“Di balik setiap pembangunan yang berhasil, terdapat dedikasi, kerja keras, dan pengabdian seluruh insan BPJN yang bekerja tanpa lelah demi menghadirkan infrastruktur yang kokoh, berkelanjutan, dan menjadi kebanggaan bangsa,” tutup Ulwan yang juga pernah menjabat sebagal salah satu Kasatker di BPJN Maluku Utara. (BM01)







