BPJN Maluku Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Kota Baru–Air Nanang

Ambon, BM – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku terus mendorong percepatan pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai target serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui Rapat Pembahasan Percepatan Pekerjaan Pembangunan Jalan Kota Baru–Air Nanang (SBSN) MYC Tahun Anggaran 2025–2027, yang dipimpin oleh Plt. Kepala BPJN Maluku, Muh. Ulwan Talaohu, di Ruang Rapat Kepala BPJN Maluku.

Rapat tersebut dihadiri oleh penyedia jasa serta sejumlah pejabat dan jajaran teknis, antara lain Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Mezzack Ruhulessin dan Kasatker PJN Wilayah II Provinsi Maluku Toce Leuwol.

Dalam pembahasan, tim mengevaluasi perkembangan pekerjaan di lapangan, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama pelaksanaan, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Koordinasi dan evaluasi secara berkala dinilai penting untuk memastikan setiap kendala dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti. Dengan demikian, pelaksanaan pekerjaan diharapkan dapat berjalan optimal tanpa hambatan yang berpotensi memengaruhi pencapaian target pembangunan.

Plt. Kepala BPJN Maluku, Muh. Ulwan Talaohu, menekankan kepada pihak penyedia jasa agar tetap menjaga fokus dalam pelaksanaan pekerjaan serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh pihak terkait.

“Kepada penyedia jasa tetap fokus dalam bekerja, memperhatikan mutu pekerjaan, dan memastikan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Setiap kendala yang muncul harus segera dikoordinasikan dan dicarikan solusinya,” tegas Ulwan sebagaimana dikutip dari akun Instagram BPJN Maluku @pu_jalan_maluku, Jumat (4/9/2026).

Ia juga menegaskan bahwa percepatan pekerjaan harus tetap berjalan beriringan dengan pemenuhan standar mutu, spesifikasi teknis, keselamatan kerja, serta ketentuan yang berlaku.

Melalui rapat tersebut, BPJN Maluku bersama penyedia jasa berkomitmen memperkuat koordinasi dan menyusun strategi penyelesaian pekerjaan secara terukur. Langkah ini diharapkan dapat mendukung penyelesaian pembangunan Jalan Kota Baru–Air Nanang secara optimal sehingga manfaat infrastruktur tersebut dapat segera dirasakan oleh masyarakat. (BM01)