Ambon, BM – Suasana penuh semangat dan kekompakan mewarnai pelaksanaan Apel Pagi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku yang digelar di halaman Kantor Satker PJN Wilayah I Provinsi Maluku, Senin (3/8/2026).
Apel yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala BPJN Maluku, Muh. Ulwan Talaohu, bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk meneguhkan karakter, memperkuat integritas, dan membangun budaya kerja yang profesional di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.
Di hadapan seluruh pejabat dan pegawai, Ulwan Talaohu menegaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan sistem ataupun besarnya anggaran, tetapi berawal dari kualitas sumber daya manusianya. Sebab disiplin, loyalitas, tanggung jawab, dan kebersamaan merupakan fondasi utama yang harus terus dijaga oleh setiap insan BPJN Maluku,
Dalam arahannya, Ulwan kembali mengingatkan amanat Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, bahwa disiplin dimulai dari hal-hal sederhana, terutama kepatuhan terhadap kehadiran dan komitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Budaya disiplin tidak boleh lahir karena pengawasan, tetapi harus tumbuh dari kesadaran bahwa setiap aparatur negara mengemban amanah untuk melayani masyarakat,” ungkapnya.
Lebih dari itu, seluruh pegawai diingatkan agar menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum maupun perilaku yang dapat mencoreng nama baik institusi. Praktik judi online, penyalahgunaan narkoba, penyalahgunaan wewenang, hingga tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai integritas harus menjadi musuh bersama. Menjaga kehormatan diri sama artinya dengan menjaga marwah organisasi yang telah dibangun melalui kerja keras selama bertahun-tahun.

Ulwan Talaohu juga mengajak seluruh jajaran BPJN Maluku untuk menjadi duta informasi pembangunan, dimana setiap pegawai diharapkan mampu menyampaikan kepada masyarakat berbagai capaian pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang telah maupun sedang dikerjakan pemerintah, sehingga kehadiran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurutnya, terdapat dua agenda besar yang harus terus diperkuat, yakni perbaikan tata kelola manajemen pegawai dan pembenahan budaya kerja organisasi. Kedua aspek tersebut menjadi pilar utama dalam membangun BPJN Maluku sebagai organisasi yang profesional, adaptif, kolaboratif, dan berintegritas, sekaligus siap menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.
“Proses disiplin dimulai dari diri kita sendiri. Saya berharap kita semua adalah satu keluarga besar BPJN Maluku yang saling mendukung, menjaga kekompakan, serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat,” tegas Ulwan Talaohu.
Pelaksanaan apel pagi tersebut menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan dengan disiplin akan melahirkan perubahan besar. Kehadiran tepat waktu, kejujuran dalam bekerja, kepatuhan terhadap aturan, serta semangat melayani merupakan investasi moral yang akan menentukan kualitas organisasi di masa depan.
BPJN Maluku meyakini bahwa pembangunan infrastruktur yang berkualitas hanya dapat diwujudkan oleh insan-insan yang memiliki karakter kuat. Ketika disiplin menjadi budaya, integritas menjadi kebiasaan, dan loyalitas menjadi napas pengabdian, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh semakin kokoh.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dipupuk, BPJN Maluku optimistis mampu menghadirkan pelayanan terbaik, mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, serta menjadi contoh bahwa aparatur negara yang berintegritas adalah kekuatan utama dalam membangun negeri. (BM01)













